Suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan menyelimuti kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh santri, santriwati, serta mahasiswa Al-Muhsin.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus sebagai penanda dimulainya kembali kegiatan ngaji dan pengajian setelah masa libur.
Kegiatan Halal Bihalal ini dipandu dengan penuh khidmat oleh Ustadz Wahyudi selaku pembawa acara. Dengan susunan acara yang tertib, para peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian dan rasa hormat.
Acara inti diisi dengan mau‘idzah hasanah (nasihat) yang disampaikan oleh Bapak KH. Masyhuri Zainuddin. Dalam nasihatnya, beliau menekankan pentingnya menjaga niat dalam menuntut ilmu, memperbaiki adab, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama santri dan keluarga besar pesantren.
Beliau juga mengingatkan bahwa momen setelah Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbarui semangat dalam menuntut ilmu dan meningkatkan kualitas ibadah.
Kehadiran para sesepuh Pondok Pesantren Al-Muhsin turut menambah keberkahan dalam acara ini. Para santri dan mahasiswa tampak antusias dan khusyuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, sebagai bentuk penghormatan kepada para pengajar.
Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan kegiatan salam-salaman. Momen ini menjadi simbol saling memaafkan dan memperkuat hubungan kekeluargaan di antara seluruh hadirin.
Dengan penuh khidmat dan keikhlasan, para santri, mahasiswa, serta para asatidz saling berjabat tangan, memohon maaf lahir dan batin.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, diharapkan semangat baru dalam menuntut ilmu dapat terus tumbuh dan berkembang.
Selain itu, kebersamaan dan persaudaraan di lingkungan pondok pesantren Aji mahasiswa Al-Muhsin semakin kokoh, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang penuh keberkahan dan kebermanfaatan.
